TEOLOGI PENGHARAPAN DAN PERAN GEREJA DALAM MERESPONS KRISIS SOSIAL
Kata Kunci:
Theology of Hope, krisis sosial, gereja, pengaharapan Kristen, transformasi sosialAbstrak
Krisis sosial kontemporer telah menghadirkan berbagai persoalan kemanusiaan seperti ketidakpastian hidup, kemiskinan, konflik sosial, individualisme, dan krisis makna yang memengaruhi kehidupan masyarakat secara multidimensional. Dalam konteks tersebut, teologi pengharapan memiliki relevansi penting sebagai respons iman Kristen terhadap realitas penderitaan dan ketidakpastian sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep teologi pengharapan dalam perspektif Kekristenan serta relevansinya bagi peran gereja dalam merespons krisis sosial kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan melalui pengkajian berbagai sumber ilmiah berupa buku teologi, artikel jurnal, dan literatur akademik yang relevan dengan tema penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengharapan Kristen bukan sekadar optimisme terhadap masa depan, melainkan keyakinan iman yang berakar pada karya keselamatan Allah melalui Yesus Kristus dan memiliki dimensi transformatif dalam kehidupan sosial. Teologi pengharapan memberikan kekuatan spiritual, membangun ketahanan hidup, memulihkan makna kehidupan, serta mendorong solidaritas sosial di tengah masyarakat yang mengalami krisis. Selain itu, gereja memiliki peran penting sebagai representasi pengharapan Allah melalui pelayanan pastoral, diakonia sosial, pendampingan terhadap masyarakat yang menderita, dan keterlibatan aktif dalam menghadirkan nilai-nilai keadilan, kasih, dan kemanusiaan. Dengan demikian, teologi pengharapan menjadi dasar spiritual dan praksis iman yang relevan bagi gereja dalam menghadapi berbagai krisis sosial kontemporer secara kontekstual dan transformatif.
Referensi
Bauman, Z. (2000). Liquid modernity. Polity Press.
Bosch, D. J. (2011). Transforming mission: Paradigm shifts in theology of mission (20th anniversary ed.). Orbis Books.
Brooks, S. K., Webster, R. K., Smith, L. E., Woodland, L., Wessely, S., Greenberg, N., & Rubin, G. J. (2020). The psychological impact of quarantine and how to reduce it: Rapid review of the evidence. The Lancet, 395(10227), 912–920. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(20)30460-8
Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075
Frankl, V. E. (1985). Man’s search for meaning (Rev. ed.). Washington Square Press.
Giddens, A. (1990). The consequences of modernity. Stanford University Press.
Haryono, T., Anwar, K., & Putra, D. (2023). Pendekatan studi kepustakaan dalam penelitian kualitatif. Jurnal Kajian Ilmiah Pendidikan, 5(2), 112–124.
Hikmat, H. (2021). Krisis sosial dan disintegrasi masyarakat dalam perspektif perubahan sosial. Jurnal Sosial Humaniora, 12(2), 115–128.
Lartey, E. Y. (2003). In living color: An intercultural approach to pastoral care and counseling (2nd ed.). Jessica Kingsley Publishers.
Malahati, N., Widodo, A., & Prasetyo, R. (2023). Analisis data dalam penelitian kualitatif studi kepustakaan. Jurnal Pendidikan Dasar, 4(1), 45–57.
Martasudjita, E. P. D. (2023). Memikirkan liturgi pengharapan. GEMA TEOLOGIKA: Jurnal Teologi Kontekstual dan Filsafat Keilahian, 8(2). https://doi.org/10.21460/gema.2023.82.1057
Moltmann, J. (1967). Theology of hope: On the ground and the implications of a Christian eschatology. Harper & Row.
Prastiyo, F. D. (2025). Teologi pengharapan Jürgen Moltmann dan sumbangannya bagi moral sosial Katolik: Sebuah refleksi pasca kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia. Lux et Sal, 5(2), 85–94. https://doi.org/10.57079/lux.v5i2.138
Purdy, D. (2025). Hope. In St Andrews Encyclopaedia of Theology. University of St Andrews. https://www.saet.ac.uk/Christianity/Hope
Volf, M. (1996). Exclusion and embrace: A theological exploration of identity, otherness, and reconciliation. Abingdon Press.
Wright, N. T. (2008). Surprised by hope: Rethinking heaven, the resurrection, and the mission of the church. HarperOne.
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Hak Cipta (c) 2026 Olga Walangitan, I Wayan Sastrawan, Oktam Lago, I Gusti Bagus Andronikus, Yeni Christina Sangkalia

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Pengguna bebas menyalin, mengubah, atau mendistribusikan ulang artikel untuk tujuan apa pun yang sah dalam media apa pun, asalkan Anda memberikan kredit yang sesuai kepada penulis asli dan Kognisio: Jurnal Teologi Kristen sebagai penerbitnya, menautkan ke lisensi, menunjukkan jika ada perubahan, dan mendistribusikan kembali karya turunan apa pun di bawah lisensi yang sama.
Hak cipta artikel dipegang oleh masing-masing penulisnya, tanpa batasan. Lisensi non-eksklusif diberikan kepada Kognisio: Jurnal Teologi Kristen untuk mempublikasikan artikel dan mengidentifikasi dirinya sebagai penerbit aslinya, termasuk hak komersial untuk untuk menjualnya kepada perpustakaan dan individu.
Dengan menerbitkan artikel di Kognisio: Jurnal Teologi Kristen, penulis memberikan hak kepada pihak ketiga untuk menggunakan artikel mereka sejauh yang diberikan oleh lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International.

