Pengaruh Penggunaan Bahasa Banggai Dalam Penyampaian Khotbah Terhadap Pemahaman Dan Penghayatan Jemaat Tenmas Mandok
Kata Kunci:
Bahasa daerah, Identitas Budaya, Khotbah, Pemahaman, Penghayatan,Abstrak
Penggunaan Bahasa Banggai dalam penyampaian khotbah telah diimplementasikan di di Jemaat Tenmas Mandok, sebuah gereja lokal di Kabupaten Banggai Kepulauan, Provinsi Sulawesi Tengah, sebagai upaya kontekstualisasi pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh penggunaan bahasa daerah dalam penyampaian khotbah terhadap tingkat pemahaman dan penghayatan jemaat. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan melibatkan 78 responden yang dipilih secara proporsional. Data dikumpulkan melalui angket dan dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana melalui aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang sangat kuat sebesar 78,8% antara penggunaan Bahasa Banggai dengan pemahaman jemaat. Analisis koefisien determinasi menunjukkan bahwa sebesar 62,1% variasi pemahaman dan penghayatan jemaat dipengaruhi oleh penggunaan bahasa daerah, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Temuan utama penelitian ini menegaskan bahwa penggunaan bahasa daerah memiliki pengaruh signifikan terhadap kedalaman spiritual dan kognitif jemaat. Penelitian ini merekomendasikan agar gereja tetap mempertahankan penggunaan bahasa daerah dalam liturgi sebagai instrumen pelestarian identitas budaya sekaligus efektivitas penyampaian pesan teologis di lingkup jemaat lokal.
Referensi
Amalia, N. A., & Agustin, D. (2022). Peranan Pusat Seni dan Budaya sebagai Bentuk Upaya Pelestarian Budaya Lokal. Sinektika: Jurnal Arsitektur, 19(1), 34–40. https://doi.org/10.23917/sinektika.v19i1.13707
Bourdieu, P. (1991). Language and symbolic power. Polity.
DeVito, J. A. (2001). The Interpersonal Communication Book. Allyn & Bacon.
Hamidah, & Dungcik, M. (2024). The impact of local language on public understanding of religious messages. Social Sciences and Humanities Open, 9. https://doi.org/10.1016/j.ssaho.2024.100882
Harianto, P.-. (2018). Radikalisme Islam dalam Media Sosial (Konteks; Channel Youtube). Jurnal Sosiologi Agama, 12(2), 297. https://doi.org/10.14421/jsa.2018.122-07
Hutauruk, M., Verawaty, H., & Mandobar, D. H. E. F. (2021). Komunikasi dan Khotbah: Suatu Kajian Teologi Komunikasi dalam berkhotbah. Tepian: Jurnal Misiologi Dan Komunikasi Kristen, 1(1), 16–24. https://doi.org/10.51667/tjmkk.v1i1.627
Insani, R., Naila Himmah, S., Royani, A., & Fudhaili, A. (2024). Manfaat, Tantangan dan Strategi Pada Anak Bilingual di Sekolah Bilingual Indonesia. Ukazh: Journal of Arabic Studies, 5(2), 127–138. https://doi.org/10.37274/ukazh.v5i2.949
Kridalaksana, H. (2008). Kamus Linguistik. Edisi Revisi. Gramedia Pustaka Utama.
Labudisari, E., & Sriastria, W. (2018). Kata Kunci: Perkembangan Emosi, Sekolah Dasar. Perkembangan emosi pada anak sekolah dasar.
Musa Kiring. (2023). Kontekstualisasi Musik Sape Dalam Ibadah di Gereja Kemah Injil Indonesia Kalimantan Utara. Cantata Deo: Jurnal Musik dan Seni, 1(2), 59–70. https://doi.org/10.69748/jmcd.v1i2.20
Pandaleke, T., Waleleng, F., & Grace, J. (2020). Peran Komunikasi Sosial Masyarakat Dalam Melestarikan Bahasa Daerah Pasan Di Desa Rasi Kecamatan Ratahan Kabupaten Minahasa Tenggara. Acta Diurna Komunikasi, 2(3), https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/actadiurna.
Setiawan, D. E., Kriswanto, E. M., Giawa, H., Usior, M., & Hulu, Y. S. (2021). Khotbah Kreatif: Sebuah Usaha Pembinaan Warga Gereja Untuk Menarik Remaja Kristen Bergereja. Davar: Jurnal Teologi, 2(1), 17–29. https://doi.org/10.55807/davar.v2i1.15
Sianipar, F. (2019). Strategi Pelayanan Pastoral Konseling sebagai Upaya Meningkatkan Antusiasme Jemaat dalam Beribadah. Missio Ecclesiae, 8(2), 137–154. https://doi.org/10.52157/me.v8i2.101
Sudirman, S. (2018). Studi Komparasi Psikologi Agama dan Psikologi Umum. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI, 5(2), 267–273.
Sunarto, S. (2018). Materi Khotbah Dan Komunikasi Mimbar. Te Deum (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan), 7(2), 179–199. https://doi.org/https://doi.org/10.51828/td.v7i2.50
Suryadi, R. (2022). Pengaruh Khotbah Alkitabiah dari Pengkhotbah Terhadap Intensitas Beribadah. Jurnal Tabgha, 3(1), 26–38. https://doi.org/10.61768/jt.v3i1.16
Syahputra, I. (2016). AGAMA DI ERA MEDIA: Kode Religius dalam Industri Televisi Indonesia. ESENSIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 17(1), 125. https://doi.org/10.14421/esensia.v17i1.1283
Wahyudiyono, W. (2019). Implikasi Pengggunaan Internet terhadap Partisipasi Sosial di Jawa Timur. Jurnal Komunika : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika, 8(2), 63. https://doi.org/10.31504/komunika.v8i2.2487
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Hak Cipta (c) 2026 Aril Thia

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Pengguna bebas menyalin, mengubah, atau mendistribusikan ulang artikel untuk tujuan apa pun yang sah dalam media apa pun, asalkan Anda memberikan kredit yang sesuai kepada penulis asli dan Kognisio: Jurnal Teologi Kristen sebagai penerbitnya, menautkan ke lisensi, menunjukkan jika ada perubahan, dan mendistribusikan kembali karya turunan apa pun di bawah lisensi yang sama.
Hak cipta artikel dipegang oleh masing-masing penulisnya, tanpa batasan. Lisensi non-eksklusif diberikan kepada Kognisio: Jurnal Teologi Kristen untuk mempublikasikan artikel dan mengidentifikasi dirinya sebagai penerbit aslinya, termasuk hak komersial untuk untuk menjualnya kepada perpustakaan dan individu.
Dengan menerbitkan artikel di Kognisio: Jurnal Teologi Kristen, penulis memberikan hak kepada pihak ketiga untuk menggunakan artikel mereka sejauh yang diberikan oleh lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International.

